Baru Tiga Bulan
Berjaya, Bakso Pelangi di Tutup
Banjarbaru-Setelah
berdiri kurang lebih 3 bulan lamanya, bakso pelangi akhirnya di tutup. Depot
yang terletak di jalan A.Yani km 34 seberang hotel permata in Banjarbaru ini resmi
di tutup pada tanggal 15 Desember 2017. Alasan penutupan depot Bakso Pelangi
ini dikarenakan sang pemilik ingin fokus menjalankan usaha travel umrahnya di
Mekkah.
Sekedar mengingat kembali perjalanan karir depot Bakso Pelangi, antusiasme masyarakat sangat bagus terhadap makanan yang satu ini mengingat bakso merupakan salah satu makanan kegemaran masyarakat Banjar. Apalagi diberi sentuhan warna yang beragam dan unik. Hal ini semakin memberi nilai positif terhadap kuliner yang satu ini. Awal merintis usaha bakso pelangi ini adalah terinspirasi dari saudara sepupu isteri yang punya depot bakso juga yakni bakso beranak dan bakso tulang. Karena ingin membuat sesuatu yang beda maka H. Fazrul berinisiatif membuat bakso pelangi atas saran dari isteri dan anaknya. Pada mulanya hanya ingin interiornya saja yang pelangi, namun karena sudah banyak warung makan yang tampilannya seperti itu maka keluarga ini berinisiatif memberi warna pada pentol baksonya itu sendiri. Namun siapa sangka bakso yang cukup fenomenal di masyarakat ini justru sudah di tutup oleh pemiliknya.
Melihat jenjang karir dan respon masyarakat
yang cukup baik, pastinya sangat sulit untuk melepas satu peluang usaha ini. Menurut
H. M. Fazrul Arifin pemilik dari depot bakso pelangi “meski baru berjalan
selama tiga bulan tapi saya cukup bangga dengan pencapaian telah di capai oleh depot
bakso pelangi ini. Sekali iklan di facebook viewernya mencapai 800 orang dalam
lingkup Banjarbaru dan Martapura. Selain itu respon masyarakat juga hangat terkait
kemunculan bakso pelangi ini”. Terkait alasan di tutupnya depot bakso pelangi
menurutnya sangat sulit menjalankan dua usaha sekaligus serta memanajemen
waktunya sendiri. “Saya mau jalanin usaha travel umrah di Mekkah, dan berniat
untuk berdomisili di sana. Sementara kalau mau memberikan tanggung jawab kepada
isteri juga agak berat, saya kasihan juga kepada isteri kalau mengelola depot
sendirian. Karyawan juga baru dua orang, sedang untuk menambah karyawan juga
tidak memungkinkan karena penghasilan depot sendiri belum mampu membayar lebih
dari dua orang, jadi ya salah satu harus dikorbankan” tutur H. Fazrul ketika
diwawancarai pada tanggal 1 januari 2018 kemarin. Penutupan depot bakso pelangi
ini bukan tanpa sebab pasalnya telah dipertimbangkan dengan matang. Selain itu
melihat banyaknya peralatan depot yang ada dan tempat yang tersedia tidak
menutup kemungkinan kedepannya akan membuka bisnis kuliner lagi walaupun belum
tentu bakso pelangi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar