Kerajinan Bamban Tetap Eksis di Tengah Maraknya Perkembangan IPTEK
Saat ini ini sektor usaha kerajinan
tangan tengah mengalami persaingan ketat dengan hadirnya produk-produk sistesis
dari bahan plastik hasil olahan pabrik. Belum lagi dengan masuknya
barang-barang impor di tambah semakin dihargainya barang branded dikalangan
masyarakat, membuat eksistensi kerajinan tangan mulai di geser oleh produk sistesis
olahan pabrik. Namun siapa sangka kerajinan anyaman dari bamban ini justru semakin
diminati masyarakat. Tidak hanya unik, anyaman dari bamban ini juga memiliki
kualitas yang bisa disandingkan dengan produk kerajinan sistesis dari bahan
plastik olahan pabrik.
Tanaman bamban merupakan tanaman yang
tumbuh berlimpah di wilayah rawa atau dataran rendah dan biasanya berumpun
dalam jumlah yang besar di satu titik. Bunganya berwarna putih dan batangnya
berwarna hijau tua. Jika batang bamban dibuang bagian dalamnya, disayat memanjang
bagian luarnya yang berwarna hijau maka dapat dibuat anyaman. Selama ini
kerajinan anyaman kebanyakan berbahan dasar rotan atau purun. Hadirnya anyaman
bamban semakin meningkatkan eksistensi kerajinan anyaman di zaman sekarang.
Eksisnya anyaman bamban terbukti dari telah dipromosikannya anyaman bamban ke
beberapa pameran diluar daerah, diantaranya
pameran Expo acara Pekan Parade Dayak Jakarta dan hasilnya antusiasme
masyarakat terhadap anyaman dari bamban ini sangat besar dan mendapat respon
positif dari berbagai kalangan.
Kerajinan anyaman dari bamban biasanya
berupa tas, bakul (keranjang), kipas, tikar dll. Selain kerajinan, bamban juga
berfungsi sebagai pelengkap dalam pembuatan atap rumah dari daun kelapa atau
rumbia, bamban berfungsi menjepit daun agar tidak mudah terlepas. Bamban yang
telah diolah dan di jemur warnanya berubah menjadi kecoklatan dan mengkilap, hasil
anyamannya sendiri akan terlihat indah dan kuat. Peluang usaha kerajinan bamban
sangat terbuka luas karena respon masyarakat yang baik terhadap kerajinan
tersebut serta memiliki karakteristik tersendiri yang menjadikannya unik dari
pada yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa kerajinan anyaman bamban memiliki
nilai jual yang tinggi serta memiliki nilai estetika yang tinggi dikalangan
masyarakat di tengah semakin maraknya produk-produk sistesis akibat dari
kemajuan IPTEK. Namun eksistensi anyaman bamban tetap terjaga karena keunikan
dan ketahanan bahan dasarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar