Rabu, 03 Januari 2018

Kerajinan Bamban Tetap Eksis di Tengah Maraknya Perkembangan IPTEK







Kerajinan Bamban Tetap Eksis di Tengah Maraknya Perkembangan IPTEK
Saat ini ini sektor usaha kerajinan tangan tengah mengalami persaingan ketat dengan hadirnya produk-produk sistesis dari bahan plastik hasil olahan pabrik. Belum lagi dengan masuknya barang-barang impor di tambah semakin dihargainya barang branded dikalangan masyarakat, membuat eksistensi kerajinan tangan mulai di geser oleh produk sistesis olahan pabrik. Namun siapa sangka kerajinan anyaman dari bamban ini justru semakin diminati masyarakat. Tidak hanya unik, anyaman dari bamban ini juga memiliki kualitas yang bisa disandingkan dengan produk kerajinan sistesis dari bahan plastik olahan pabrik.
Tanaman bamban merupakan tanaman yang tumbuh berlimpah di wilayah rawa atau dataran rendah dan biasanya berumpun dalam jumlah yang besar di satu titik. Bunganya berwarna putih dan batangnya berwarna hijau tua. Jika batang bamban dibuang bagian dalamnya, disayat memanjang bagian luarnya yang berwarna hijau maka dapat dibuat anyaman. Selama ini kerajinan anyaman kebanyakan berbahan dasar rotan atau purun. Hadirnya anyaman bamban semakin meningkatkan eksistensi kerajinan anyaman di zaman sekarang. Eksisnya anyaman bamban terbukti dari telah dipromosikannya anyaman bamban ke beberapa pameran  diluar daerah, diantaranya pameran Expo acara Pekan Parade Dayak Jakarta dan hasilnya antusiasme masyarakat terhadap anyaman dari bamban ini sangat besar dan mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
Kerajinan anyaman dari bamban biasanya berupa tas, bakul (keranjang), kipas, tikar dll. Selain kerajinan, bamban juga berfungsi sebagai pelengkap dalam pembuatan atap rumah dari daun kelapa atau rumbia, bamban berfungsi menjepit daun agar tidak mudah terlepas. Bamban yang telah diolah dan di jemur warnanya berubah menjadi kecoklatan dan mengkilap, hasil anyamannya sendiri akan terlihat indah dan kuat. Peluang usaha kerajinan bamban sangat terbuka luas karena respon masyarakat yang baik terhadap kerajinan tersebut serta memiliki karakteristik tersendiri yang menjadikannya unik dari pada yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa kerajinan anyaman bamban memiliki nilai jual yang tinggi serta memiliki nilai estetika yang tinggi dikalangan masyarakat di tengah semakin maraknya produk-produk sistesis akibat dari kemajuan IPTEK. Namun eksistensi anyaman bamban tetap terjaga karena keunikan dan ketahanan bahan dasarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar